Dalam sepinya dawai gitar
Memetik melodi indah, perlahan
Memejamkan mata yang pernah terpejam
Untuk meresapi sunyinya jiwa
Hati tersenyum
Dikecup manis oleh cinta yang dikira akan abadi untuk selamanya
Saat airmata menusuk-nusuk relung hati
Bukan diri yang tak mau, hanya bumi yang tak memberi waktu
Semuanya berakhir
Semuanya terpisah
Menjalani sunyinya jiwa tanpa melodi
Dalam pencarian hati yang lain
Dan kembali
Di sisa hari ini
Tersenyumlah
Untuk waktu yang terakhir kalinya
241208
Rabu, 24 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar